Rabu, 21 September 2011

My Heart is calling u..



annyeong~~~ aoki kembali dengan Fanfict keduaaaa~~ hihi

Title       : my heart is calling u
Author  : aokichii
Cast       :

Lee byung hun/ L.joe as himself


                  Lee sungjong                   as himself


  Aokichii  as herself
And another cast who appears in this fanfiction…
Happy reading~~ ^^
…………………………………………………………………………………………………………
AOKI POV
                “Little puuu…bangun”
Saat itu aku sedang bermimpi dan tiba” suara itu mengagetkanku. Suara itu terdengar semakin keras dan beberapa cubitan mendarat di pipiku…yaa…aku sangat mengenali cara ini..ini adalah cara L.joe oppa membangunkanku..tak salah lagi...walaupun malas tapi akhirnya aku membuka mataku..
“benar kan dia…” batinku
“pipiku sakit oppa…T^T”
“salah sndiri dari tadi ga bangun-bangun…udah jam 6 litle puu..tadi sungjong mu meneleponku..katanya telponnya tidak kau angkat dan itu tandanya kmu blom bangun…”
“mwo??”” aku segera mengecek ponselku…OMO…dia tadi meneleponku beberapa kali..
“nee oppa aku mandi…”
“aaah…selalu saja aku yg direpotkan oleh sungjong..=3=” kata oppa sambil meninggalkanku…


L.JOE oppa adalah kakak kandungku..dia sangat perhatian dan sayang padaku walaupun kadang sifatnya jutek..wajahnya sangat manis seperti lollipop..makanya dlu waktu aku masi berumur 8 th..aku memanggilnya “my sweet joe”. Dia namja yang sangat keren, dengan rambut jamur nya yang berwarna blonde..aku selalu mengejeknya “jamur” ketika sedang kesal. L.joe oppa adalah pangeran impian untukku..dia mahir berbahasa inggris dan sangat pintar..juga dia memiliki bakat bermain piano dan biola.. Umur kami berbeda 2 th..dan yang paling menyebalkan adalah..dia selalu memanggilku “little puu” puu disini adalah PUDDLE..hah..bayangkan..bagaimana bisa dia memanggil adiknya dgn pudle..” kau sepertin anjing pudle klu lagi manja dan merengek-merengek begitu..hahah” itu katanya..
Sedangkan sungjong adalah kekasihku..sudah 2 bulan ini aku menjalin hubungan dengannya..dia satu sekolah denganku..dia sangat baik kepadaku..dan sangat mencintaiku..dan karna itu..aku berusaha untuk belajar mencintainya juga..aku berusaha keras untuk itu..karna aku sbenarnya mencintai namja lain. Perasaanku ini sebenarnya tidak masuk akal, karna aku mencintai L.JOE OPPA! Aku sangat tersiksa sekali karna dia adalah kakak kandungku, bagaimana bisa tumbuh benih cinta di hatiku dalam keadaan seperti ini. Tadinya aku hanya mengira..perasaan ini adalah rasa sayang adik kepada kakaknya..tapi 1 tahun ini aku sadar bahwa perasaanku tidak sekedar itu. L.joe oppa tidak mengetahui perasaanku tentunya, ini kesalahanku karna tidak bisa mengatur hatiku sendiri. Apa yg akan dipikirkan L.joe oppa, umma dan appa jika mengetahui perasaanku yang sebenarnya? Oleh karna itu 1 tahun ini aku berusaha keras untuk menekan persaanku agar smua orang tidak tahu. Rasanya sangat sakit ketika kmu berusaha tidak mncintai seseorang sedangkan orang itu selalu ada di sekitarmu dan selalu perhatian padamu tiap hari.. aku sangat lelah..sampai suatu ketika sungjong mendekatiku dan menyatakan perasaannya padaku. Aku sangat senang karna aku berpikir mgkin Tuhan mengirimkan sungjong untuk membantuku melupakan L.joe oppa..Sungjong tidak mengetahui perasaanku yang sbenarnya. Mianhe jongie..T^T tapi aku akan berusaha yang terbaik untuk nya..demi aku sendiri, sungjong bahkan L.joe oppa.

Selesai mandi, aku turun untuk sarapan bersama appa, umma dan L.joe oppa..dan seperti biasa sungjong yang menjemputku..
“tuh udah dijemput..” kata oppa sewot..
“=_= oppa..knp selalu jutek sma jongie sih??”
Oppa tidak menjawab karana dia berpura-pura tidak mendengar perkataanku seperti biasa..sungjong menjemputku dengan motor sport nya yg berwarna merah..
“ahjushi, ahjuma, l.joe hyung..kami berangkat dlu…” kata sungjong
“kenapa slalu pake motor sih? Bukannya lebih save pake mobil aja? Ckckckc…ati ati jangan smpe adikku terjatuh..awas aja klau ngebut dan mmbuat adikku terluka..akan kupatahkan lehermu..” kata oppa kpada sungjong serius..
“ oppa…galak banged sih?” jawabku…
Sungjong hanya tersenyum dan berkata “ sepert biasa hyung..aoki yang ingin dijemput dengan motor..nee..aku akan jaga dia baik-baik”
Mendengar jawaban sungjong..oppa langsung melirikku..dan aku tersenyum sambil memberikan peace sign untuk oppa.. ^_^)y. Didalam perjalanan aku meminta maaf atas sikap oppaku kepada sungjong..setiap hari dia slalu seperti itu kpada sungjong..aku heran kenapa oppa yang sangat baik kepadaku malah bersikap galak kepada sungjong..
“ga apa bey..oppa mu itu kan sangat menyayangimu…wajar kok klau dia mnsihatiku agar aku berhati-hati membawamu..” kata sungjong
AOKI POV end
................................................................................................................................................................................................................
SUNGJONG POV
                Hari ini aku akan mengajak aoki jalan-jalan, karena hari ini sekolah libur.aku mengajaknya ke sebuah taman yang indah..kami berjalan-jaln berdua dan akhirnya duduk di sebuah bangku dibawah pohon yg rindang..aku mentatapnya dalam dan memegang tangannya..
“bey..”
“nee jongie?” dia tersenyum manis sekali...aku memberanikan diri untuk menciumnya..tapi seperti biasa..dia selalu memalingkan wajahnya kearah lain ketika wajahku semakin dekat dengannya…akhirnya aku hanya mencium pipinya..
“bey?? Knp kau selalu seperti ini?? Bukankah wajar aku menciummu?? Kau tidak penah mengijinkanku untuk menciummu…” kataku sedih
“mi-mianhe jongie..” jawab aoki lirih…
Setelah itu kami hanya terdiam..aku memandang langit dan berpikir..apakah aku tidak pantas untuknya? Kita sudah menjalin hubungan selama 2,5 bulan tp bahkan aku tak pernah menciumnya ataupun sebaliknya..kami hanya saling menggandeng tangan..bahkan berpelukan pun hanya ketika dia naik motorku..entah kenpa hari ini aku merasa sakit sekali..bukan karna dia tidak mau aku menciumnya, aku tulus..bahkan jika memang dia tidak menginginkan kontak fisik denganku..aku tidak apa-apa..tapi karna dia tidak jujur padaku..aku tidak pernah mengerti apa yg ada dipkirannya..dia sangat jarang mengekspresikan perasaannya..aku merasa aku hanya sendiri disini, dia ada disampingku tapi hatinya sepertinya tidak ada disini…
Karna sudah malam..aku berniat mengantarkannya pulang..
“ya…bey..” kataku sambil mengacak-acak rambut aoki
“jongie..nakal!!”
“ahahhahaha…dr tadi kmu diem sih..yaudah..pulang aja ya..udah malem..”
SUNGJONG POV end

L.JOE POV
                Sudah selarut ini knpa aoki blom pulang? Aku menunggu mereka di depan rumah..mondar mandir karna aku sangat cemas..dan akhirnya mreka smpai dirumah..
“oppa?? Sedang apa?? Malam-malam bgini diluar..dingin” kata aoki smil turun dr motor sungjong
“menurutmu?? Aku menunggu mu little puu…knp pulang selarut ini?? Aku cemas skali..” kataku
“mianhe hyung, besok lagi ga akan mengajaknya pergi smpai larut malam begini..” kata sungjong lesu
Aku melihat aoki dan sungjong sama-sama tidak bersemangat..
“kalian kenapa? Bertengkar?” tanyaku penasaran melihat sikap mereka..
“a-anii…” kata mreka bersamaan..
“yaudah…aku pulang ya bey..” sungjong berkata pada aoki pelan sambil mengusap-usap pipi aoki..
“nee..jongie..ati-ati dijalan..”
Setelah sungjong pergi aku membawa aoki masuk kedalam rumah…
“oppa ga kedinginan?? Aku buatkan susu hangat ya??” kata aoki..
“tak usaah..aq buat sendiri aja…kmu pergi ke kamar aja..sepertinya lelaah..” kataku sambil mengusap-usap kepalanya
Aku pergi ke dapur untuk mmbuat susu dan kemudian masuk ke kamarku…tiba-tiba ponselku berbunyi..ada panggilan masuk dan ternyata itu sungjong..ada apa dia meneleponku??
“yobuseyo?? Ada apa lee sungjong?? Bukankah baru saj qt bertemu?? Tanyaku
“ nee..hyung..maaf mengganggumu..apa aku boleh minta tolong kepadamu?? Aku tau kau dan aoki sangat dekat..aku hanya ingin kau menanyakan apa yg sbenrnya terjadi pada adikmu..dia tidak pernah jujur padaku..dia tidak mmperlakukanku layaknya seorang kekasih..aku tak tau lagi harus minta tolong kpada siapa hyung..” sepertinya sungjong sedang sedih sekali..
“nee…ara ara..” jawabku malas “aku akan mnanyakan ini padanya. Besok..”
“kamsahamnida,,,” kata sungjong mngakhiri telepon..
L.JOE POV end

AOKI POV
                Aq merasa sangat bersalah sekali dengan jongie…apa yg kau lakukan tadi..pasti jongie sedih sekali..aku tak ingin menyakitinya…aku berniat untuk mengirimkan pesan untuknya..
To : jongie
From : aoki
Jongie…jeongmal mianhe..hari ini mungkin aku mengecewakanmu..lain kali aku akan berusaha lebih baik..^^ sleep tight my lovely jongie..

Tak selang beberapa saat dia mmalas pesanku..

From : sungjong
To : bey aoki
Nee…araseo..seharusnya aku yg meminta maaf.. J hmm.. “lain kali aku akan berusaha lbih baik lagi”?? apa maksudmu bey? Cepatlah tidur..kejadia hari ini jgn dipikirkan..”

Karna aku sudah lelah..aku tidak membalas pesan jongie..
Malam ini aku sama sekali tidak bisa memejamkan mataku..membayangkan kejadian tadi..betapa aku mmbuatnya sedih..tapi disisi lain..aku malah semakin memikirkan l.joe oppa..eeottoke??
“oppa sudah tidur belum ya?”
Aku menuju kamar oppaku, pintunya tidak terkunci..dan aku melihatnya sedang memperhatikan laptop dan memasang headset..sepertinya sedang menonton video..entah apa itu…dia serius sekali..melihatku masug..dia buru-buru mematikan laptopnya..
“aigoo….kau ini kebiasaan..masuk kamar oppa tidak ketuk pintu dlu..” kata oppa sambil merapikan laptopnya..
“oppa tadi sedang melihat apa??” tanayku penasaran..
‘ah..aniiyo..tidak melihat apa-apa kok..”
“oppa…malam mini aku boleh tidur dengan oppa?? Kataku sambil melingkarkan lenganku di bahunya dari belakang..
“OMO! Kau ini tidak berubah dr dlu..yaah mau bagaimana lagi..aku tak tahan melihat tatapan mrengekmu itu..baiklah little puu…sna tidur dluan..”
“aaahh…jeongmal gumawo oppa…^^”
AOKI POV ENDS

L.JOE POV
                Aoki tiba-tiba masuk ke kamarku, aku kaget sekali dan kmudian segera mmbereskan laptopku..sepertti biasa…dia merengek meminta tidur disini..yaa…sejak kecil ketika pikirannya sedang terganggu pasti dia merengek memintaku untuk menemaninya tidur..sampai sekarangpun tidak pernah berubah..tapi..apa yg mengganggu pikiranmu kali ini little puu..?? apa masalah sungjong tadi?
Aku berada disampingnya, memperhatikan dia yg sedang tertidur..aq mengusap-usdap kepalanya..”tidurlah yg nyenyak..aku akan menjagamu smpai ke dalam mimpimu little puu…” kemudian aku mencium pipi kanan nya dan akupun tidur…
Keesokan harinya…aku ingat permintaan sungjong…aku akan menanyakannya pada little puu…aku melihatnya sedang ada diruang tengah, menonton TV..aku mengambil air dari ruang dapur kemudian menghampirinya…
“oppa…duduk sini..ada yg ingin aku critakan..”
“apa?”
“oppa tauu ga?? Tiap aku tidur dikamar oppa..aq selalu mimpi hal yg sma…tadi malam juga…aku mimpi pipi kananku dicium sama pangeran yg sangat tampan..” katanya bersemngat,,
Aku yg mendengar itu pun langsung tersedak..OMO!! Aigooo…itu kan yg aku lakukan tadi malam..tapi aku berusaha tetap tenang..
“minumnya pelan-pelan oppa..” little puu mngingatkanku sambil menepuk-nepuk punggungku..
“wah..masa? kau senang dgn mimpimu?? Bearrti kau harus sering-sering tidur dkamarku..hahahaha” ketawaku garing…
“nee..oppaa…aaaah…seandainya aku mempunyai pangeran yg tampan seperti di mimpiku itu…^^”
“hmm…bukankah kau sudah punya sungjong?? Dia jg tamapn bukan…manis…ituu katamu..” tanyaku…
Entah knp ekspresinya langsung berubah..dia sedih..
“mwo?? Waeyo?? Ada yg ingin dcritakan pada oppa??” tanyaku..
“aannii…g ada oppa…” dia brusaha tersenyum..
“little puu ga bsa bohong ma oppa lhooh…” aku mncubit pipinya…” gini ya little puu..kalau kmu sudah berkomitmen dgn sungjong..harusnya kau mnjalaninya dgn bahagia..kau harus jujur apapun perasaanmu..bukankah kau mencintainya? Kau harus mmperlakukannya dgn sangat baik..arraseo??”
Karna perasaan nya sedang tidak baik hari ini..aku berniat mengajaknya ke café tempat aku bermain piano..tak apalah..hari ini bekerja membawa dia..
L.JOE POV END

AOKI POV…
                Oppa membawaku ke café tempat dia bekerja…dia part time disini..hanya bermain piano..
“lagu ini aku pesembahkan untuk my little puu..”
Jari-jari oppa memainkan piano itu dgn sangat baik..dia memainkan lagu “nothing better”
Walaupun hanya alunan piano..tp lagu ini cukup mmbuat perasanku membaik..
Selesai memainkan lagu ituu..oppa menghmpiriku…
“mianhe..aku ga bsa main piano itu smbil bernyanyi lagu kesukaanmu yg ini…” kata oppa agak sedih..
“oppa…aq suka kok..gomawo…^^”
Oppa selau seperti ini..dia sbenarnya ingin skali bernyanyi, tapi suaranya tak sebaik permainan piano nya..makanya dia sedih..ketika sedang asik mengobrol dengan l.joe oppa…tiba-tiba ponselku berbunyi..jongie telpon..
“yobuseyo?? Bey…kau lupa dgn harii ini? Aku tadi mnjemputmu kerumah tapi umma mu bilang kau sedang pergi dgn L.JOE hyung…”
“omo…jongiee…jeongmal mianhe..kau skrg dimna?”
“aq sudah brada di café ANGEL..kau bisa meminta oppamu untuk mngantarmu kesini??”
“okee…aq sgera ksana..tunggu aq jongie..”
Aq menutup telepon dan meminta oppa untuk mengantarkanku ke café angel..setelah sampai aku mnyuruhnya pulang krna aq nanti pasti diantarkan oleh jongie pulang..
Aku segera munuju ke tempat dimana jongie berada…aku merasa bersalah lagi karna aku melupakan hari ini…hari ini adalah hari jadi kami yg ketiga bulan..aq terpesona dgn pemandangan di café ini..jongie sedang berdiri di dekat kolam renang.. di atas kolam renang itu dihiasi banyak lilin yang disusun rapid an mmbentuk tulisan “JEONGMAL SARANGHAE AOKI..di sebelah jongie sudah tertata meja yg dihias indah lenakp dgn bunga dan makanannya..dia tersenyum melihatku datang menghampirinya…
AOKI POV ENDS

LJOE POV
                Aq tidak langsung pulang..aku berniat membeli minum karna aq sangat haus..ketika aq masuk ke café dan menuju ke lantai 2..entah siap yg membooking ruangan lantai 1..aq membawa minumanku ke beranda café dekat kolam renang..disitu indah sekali dan betapa terkejutnya aku…aku melihat sepasang kekasih sedang berciuman..dalam hati aku berkata “romantis sekali namja itu..” tapi aku lebih shock lagi ketika aku membaca tulisan yg dibentuk dari lilin yg bertuliskan nama AOKI dsitu..OMO! brarti yeoja itu adalah aoki?? Benar aoki yg sedang berciuman dgn sungjong?? My little puu?? Gelas yg aku bawa terjatuh…semua orang melihatku.., kecuali yeoja an namja yg sedang asik berciuman itu..aku merasa dadaku seperti dihantam beribu-ribu ton baja..aku tidak bisa bernapas..
“benarkah yg aku lihat??”

-to be continue-

0 komentar:

Posting Komentar