Kamis, 22 September 2011

Too Hard to Love u -Part 4- (end)




Tittle    :  Too hard to love u –part 4 (end)-
Author : Aokichii
Cast     :
Lee Byung Hun/ L.joe

Lee Sung Hye / Aokichii


Lee Sung Yeol


Kim Myung Hee


Lee Chanhee


Yume Lee
Member of [MV] Phoenix
And another  cast who appears on this fanfiction…makasii ya yg setia nungguin fanfict ini sampe selesai...ini part terakhir...semoga berkesannn...huhu..jgan lupa baca,like dan koment...happy reading…^^





-previous part-

AOKI POV

Ini sudah hari ke-5 sejak kejadian itu…karna aku sedang suntuk, yume menelpon anak-anak untuk menemani kami jalan-jalan..yume bersama chanhee…yume tau..kalau missal Cuma aku,yume dan chanhee, pasti aku akan menangis melihat mereka berdua.. Anak-anak datang ke sekolahku bersama-sama. Kami pergi ke sebuah mall, berniat nnton film,makan dan main pump..Ketika kami masuk ke game station..aku terkejut melihat apa yg ada di depanku..seorang namja yg sangat ku kenal..dia sedang bermain” bersama seorang yeoja..L .JOE!
…………………………………………………………………………………………………………
Dia terlihat bahagia sekali sedang memukul-mukul layar sebuah mesin permainan. Hah…jadi ini yang selama ini L lakukan dibelakangku? Aku selalu menunggu kabar darinya, selalu menangis tiap malam karna seperti kehilangan dia, tapi dia sekarang tertawa bahagia. Dan yeoja itu.., bukannkah itu yeoja yang L kenalkan padaku tempo hari? Myunghee! Oh..sudah kuduga dia menyukai L ku. Aku yang terdiam karna melihat mereka, ditabrak dari belakang oleh anak-anak yang tidak memperhatikanku. DUG! Aku masih mematung ditempatku tadi..

“aigooo…sakit…mam…waeyo?” akhirnya anak-anak pun memperhatikan arah pandanganku, anak-anak pun sepertinya terkejut melihat ini.
“APPA!” teriak Kyo saking kagetnya, seketika itu juga L dan myunghee menoleh kearah kami. Dia sepertinya cukup kaget melihat keberadaan kami semua. Aku terus memandanginya, aku tidak menangis, aku tak boleh menangis didepannya. Entah apa yang dia bicarakan, kemudian L dan myunghee berjalan kearah kami, aku masih mematung dan mereka melewatiku, bahkan L tidak melihatku sama sekali. Seakan-akan aku tidak ada disana, air mataku tak bisa ku tahan lagi, akhirnya aku menangis.

AOKI POV end
......................................................................................................................

MYUNGHEE POV

Aku dan byunghun terkejut melihat aoki dan teman-temannya sedang berada di depan kami. Seketika itu juga byunghun menggandengku dan mengajakku pergi dari sini. Ketika kami melewati aoki yang sedang mematung, bahkan byunghun tidak melihat aoki. Aku hanya bisa diam, kemudian tiba-tiba aoki menghalangi jalan kami. Dia hanya melihat byunghun dengan air matanya yang terus mengalir. Byunghun sama sekali tak bicara dan kemudian PLAAAK!
Aoki menampar byunghun di depan umum..aku tak tahan melihat itu.

“aa--……..” belum sempat aku mengucapkan kata-kata ku, byunghun menyuruhku untuk diam dan tidak ikut campur hanya dengan gerakan tangannya. Karena kejadian itu, orang-orang di game station memperhatikan kami.
“Gomawo…,jeongmal gomawo L.joe…!!” aoki terus meneteskan air matanya..Byunghun masih tetap diam. Kemudian dia menggandeng tanganku lagi dan tanpa kata meninggalkan aoki disana. Aku menoleh kebelakang, dan melihat salah satu teman aoki memeluknya untuk menenangkan aoki. Aku menoleh kearah byunghun dan melihat byunghun meneteskan air matanya juga.. “gwenchanayo?” tanyaku cemas sambil mengusap-usap pundaknya..Dia hanya tersenyum..

Sampai dirumah, aku mengirimkan pesan untuk byunghun karna aku masi sangat kuatir dengan keadaannya.

“byunghun…jgan pikirkan masalah yang tadi…istirahatlah, jangan lupa makan…kalau butuh apa-apa…telpon aku saja… ^^ “
……………………………………………………………………………………………………………………………………………
Hari ini aku ada janji kencan dengan seorang namja yang aku cintai, Sebenarnya aku dan dia sudah jadian 3 hari yang lalu. Setelah persiapanku selesai, aku menunggunya di teras rumahku. Tak lama aku menunggu, namja itu datang. Dia mengetuk pintuku dan ketika aku membukanya, dia tersenyum manis sekali dan memberikan sebouquet bunga mawar.

“Sudah siap jagi?” suaranya yang halus itu membuatku tersenyum..Dia menggiringku ke mobilnya, membukakan pintu untukku..”silahkan masuk my princess…^^”
“gomawo” kataku sambil masuk mobil. Aku tak menyangka dia seromantis ini.. Awalnya aku ragu dengan perasaanku, tapi ketika melihat sikapnya yang sangat baik, aku yakin aku memang harus memilihnya. Cara dia menyatakan perasaannya padaku 3 hari yang lalu pun sangat mengejutkan. Dia menyewa sebuah balkon café, mengiasinya dengan bunga dan lilin, ketika aku membuka mataku, disana sudah tersusun banyak kemang api yang membentuk tulisan “myunghee…I love u”. Aku tersenyum mengingat-ingat kejadian itu.

Kencan hari ini dia mengajakku ke sebuah arena permainan air. Kami sangat menikmati kebersamaan kami. Mengobrol banyak hal dan tertawa bersama. Karena masih cemas dengan keadaan kemarin. Akhirnya aku bertanya padanya..
“jagi, apa keadaan aoki baik-baik saja?”
“mwo? Knp tiba-tiba menanyakan keadaan adikku? Kau tau apa yg sebenarnya terjadi pada adikku jagi?” jawab sungyeol sambil memperhatikanku dengan serius..
“ehmm..nanti aku beritau…tapi tolong critakan bagaimana keadaan aoki dlu jagi..”
“nee…aku ga tau knp..kemarin dia murung sekali, begitu pulang dia langsung mengunci diri di kamar, bahkan tak mau makan..aku Tanya mengapa dia begitu..tapi dia tak mau menjawab..aku cemas sekali jagi…adikku tidak pernah seperti ini sebelumnya..Umma dan appa juga heran, kuatir dan bingung dengan keadaan aoki…tadi pagi dia juga tidak mau makan..”
“sekarang ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi..” tambahnya lagi

MYUNGHEE POV end..
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
SUNGYEOL POV

Aku pulang kerumah dan bertanya pada umma apakah sunghye sudah keluar kamarnya atau tidak.Ternyata seperti dugaanku, sunghye masi di kamar dan sama sekali tak mau makan. Umma cemas sekali, aku akan mencoba membujuknya lagi. Aku sampai didepan kamarnya, mengetuk pintu berharap dia membukakan pintu untuk oppa nya ini. Tapi sama sekali dia tidak bersuara.

“Adikku sayang…oppa cemas sekali..apa kau tidak apa-apa??” tidak ada jawaban sama sekali darinya.. “sunghye percaya sama oppa ga? Oppa sedih sekali sunghye seperti ini..oppa kangen sama adik oppa yang ceria dan mengatakan bahwa oppa cerewet..sunghye tau adik oppa yang itu kmana? Oppa ingin ketemu dengannya..” Tiba-tiba aku mendengar suara kunci pintu kamar sunghyee terbuka.. Aku segera membuka nya perlahan, mendapati kamarnya yang sangat berantakan..ternyata dia memecahkan semua bingkai foto yang didalamnya terdapat foto dia dan pacarnya. Aku terkejut lagi melihat keadaannya, dia memeluk boneka panda kesayangannya disudut kamar, matanya bengkak, rambutnya berantakan. Aku sedih sekali melihatnya seperti ini. Aku menghampirinya dan memeluknya, dia menangis di dadaku. Aku mengusap-usap rambutnya. “menangislah sepuasnya di pelukan oppa…tapi janji setelah ini sunghye harus baik-baik saja ya?” Kemudian dia menangis, tak terasa air mataku pun jatuh..

Aku membiarkan dia menagis sampai dia merasa lebih baik, setelah dia agak tenang dia menceritakan semuanya padaku. Aku mendengarkannya, sesekali mengusap rambutnya lagi. Setelah dia menceritakan semuanya padaku, aku turun untuk mengambil makanan untuk sunghye. Umma sedang menerima telepon, melihatku turun umma memberikan teleponnya untukku. Itu dari anak-anak MVP. Mereka semua cemas dengan keadaan sunghye sejak hari itu.. sunghye tidak membalas sms dan tidak menjawab telepon dari mereka. Aku meyakinkan bahwa sunghye sudah mulai tenang.
…………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Keesokan harinya, myunghee meneleponku..
“yobuseyo jagi…bagaimna dgan aoki?” aku menceritakan keadaan aoki mendetail  kepada myunghee
“Disini byunghun jg sama…dia tidak mau bicara sama sekali, apartemennya berantakan, diapun berantakan..sepertinya tidak tidur dan tidak makan 2 hari ini..Dia hanya terus memainkan pianonya…bagaimana jagi?? Aku bingung.. T^T”
Akhirnya kami memutuskan untuk mempertemukan sunghye dan byunghun lagi, tanpa mereka ketahui.
SUNGYEOL POV end
…………………………………………………………………………………………………………
L.JOE POV
Hari ini appa dan umma pulang ke Korea, mereka mengajakku untuk bertemu dengan keluarga appa dan umma. Tapi aku meminta ijin sebentar untuk pergi bersama myunghee. Myunghee tidak memberitahuku akan mengajakku kemana. Dia terus saja memohon agar aku ikut dengannya, akhirnya ku setujui permintaannya. Ternyata dia mengajakku ke sebuah café..Cuaca sangat dingin, sepertinya akan turun hujan. Aku melihat sekeliling dan terkejut ketika aku dan myunghee berhenti disebuah meja, disana sudah ada sungyeol dan aoki. Aoki sama terkejutnya denganku. Aku ingin pergi dari sana akan tetapi sungyeol hyung menghalangiku. “kau harus tetap disini…! Tell her everything!”
“oppa…apa-apaan ini? aku mau pulang!” kata aoki sambil membawa tasnya mau pergi. “Kau jg harus tetap disini!” sungyeol hyung menarik tangannya, Akhirnya kami berdua duduk berhadapan. Myunghee dan sungyeol kemudian pergi.

Kami merasa canggung sekali.,Aoki bahkan tidak berani menatapku. Aku ingin sekali memeluknya sekali lagi..Tapi…
“L…L puas? L puas kan sudah berhasil menyakitiku seperti ini?! Rasanya sakit sekali ketika melihat L tertawa dengan yeoja itu sedangkan aku disisi lain sedang mencemaskanmu karna tak ada kabar sama skali..” aku hanya diam mendapati kata-katanya..
“gomawo! Aktingmu hebat! Knp aku bisa tertipu dengan namja sepertimu? Gomawo karna slama ini sudah berpura-pura mencintaiku..” dia kemudian menangis..aku tidak tahan dengan kata-katanya barusan..
“L tidak pernah menipumu..L tidak pernah berpura-pura mencintaimu..L benar-benar mencintai aoki! Tapi sekarang…L tidak bisa mencintai aoki lagi…”
“hahahahah! Knp?? Karna yeoja itu?? Silahkan! Silahkan pergi dengannya!” kemarahan aoki semakin tak terkontrol..
“Tolong…tolong mengerti aku..”
“ah..omong kosong!” kemudian aoki berlari keluar dan aku menegejarnya..sampai diluar, ternyata hujan turun, dia tetap saja nekat mnerobos hujan itu, aku mengejarnya sampai akhirnya aku menggapi tangannya…
“aku belum selesai…” kataku
“sudah menurutku…!” aoki menepis tanganku
“tolong dengarkan aku sekali ini saja…apa kau tak ingin tau knpa aku berubah seperti ini? Aku tak ingin mengatakannya, tapi aku sakit ketika kau bilang bahwa aku berpura-pura mencintaimu..” Dia akhirnya diam dan mulai mendengarkanku..
“aku sangat mencintaimu aoki..Sangat! bahkan melebihi cintaku kepada diriku sendiri..tapi aku tak bisa lagi mencintaimu karna qt adalah SAUDARA!”
“hahahhahaha…bagus L.joe! bahkan kau mengarang cerita tragis seperti itu agar qt ga bersama lagi dan kau bisa dengan bebasnya bersama MYUNGHEE!”
“aoki…tolong dengarkan aku..aku sama sekali ga bohong…” suaraku mulai lirih karna aku tak kuat mengatakannya. “ kau ingat malam ketika qt berencana ketemu dgan oppamu dan akhirnya gagal karna aku ada urusan?? Sebenarnya aku bohong! Aku masih disana, stelah aku selesai dari toilet, aku kembali..tapi aku berhenti karna aku melihat SUNGYEOL sedang bersamamu..Sungyeol itu kakak sepupuku..aku menelponmu untuk memastikan apakah oppamu sudah datang,,dan ternyata benar..Aku memutuskan untuk pergi, aku tidak percaya dgan apa yg aku lihat..akhirnya keesokan harinya, kau ingat aku bilang aku tak bisa menjemputmu krna ada urusan? Itu sebenarnya aku bertemu sungyeol hyung..Pagi setelah kejadian dicafe itu, aku menelponya,,aku bilang kalau aku udah pulang ke Korea.. Aku memastikan, apakah adik sungyeol itu kau atau bukan. Ketika aku bertanya tentang “lee sunghye” dia menceritakan semuanya kepadaku. Dan ternyata memang lee sunghye itu adalah kau..aoki…puddle ku..hunhunku yang sangat aku cintai. Aku sangat shock dgan kenyataan itu. Dan hari dimana kau bertemu denganku di game station bersama myunghee, aku hanya memintanya untuk menemaniku karna aku mulai stress di aprtemen..aku ingin sekali bertemu denganmu tapi tak bisa..Aku kaget ketika ternyata kau dan anak-anak jg berada distu,,,Kau memang pantas menamparku..kalau Tuhan mengijinkan, bahkan aku ingin melukai diriku sendiri..beberapa kali aku berniat memotong nadiku karna aku sudah tidak kuat mghadapi ini, tapi myunghee berhasil mencegah kegilaanku..Aku berubah karna qt tidak boleh bersama. Aku berubah karna aku ingin kau membenciku sebagai L bukan sebagai lee byung hun,..Aku tidak ingin kau tahu kalau kau mencintai kakak sepupumu sendiri…pasti ini semakin berat untukmu..ini berat juga untukku..sebenarnya aku ingin meninggalkanmu diam-diam..agar kau lebih mudah melupakanku..aku lebih baik menyakiti diriku sendiri dengan memendam semuanya sendirian..Aku tak ingin menambah bebanmu..aku takut kau akan berniat melukai dirimu sendiri seperti yg pernah aku lakukan….” Aku menghentikan kata-kataku karna aku sudah tidak sanggup, suaraku sudah tidak bisa keluar..Aku melihat aoki yang lemas..

“benarkah itu??” dia berteriak dalam hujan…aku memelukknya tapi dia mendorongku…
“aku ga percaya! AKU GAAA PERCAYAAAAA!” dia trus saja berteriak…
“ikut aku sekarang…” aku memegang tangannya dan dia mngikuti langkahku…kami basah kuyup karna hujan dan kami sama-sama tak berhenti meneteskan air mata…
Sampai didepan rumahnya…aku menyuruhnya masuk…
L.JOE POV end
………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
AOKI POV
L menggiringku ditengah hujan, dan ternyata rumahku adalah tempat tujuannya. L menyuruhku masuk dluan sedangkan dia menunggu di luar..Begitu aku masuk, aku bisa melihat ruang tamu rame sekali..ada appa, umma. Oppa, myunghee dan 2 orang yg sngat familiar…dia Lee ahjushi dan ahjuma..Lee ahjushi adalah kakak appa…aku masih tidak mengerti apa maksud L sebenarnya..mereka terkejut melihatku basah kuyup..Oppa kemudian menghampiriku dan membersihkan badanku dengan handuk..ekspresi wajahnya cemas skali.

“sunghyee…knp basah kuyup begitu? Kau tidak bawa payung??” tnay appa…tak lama appa ku bertanya kepada lee ahjushi… “mana putramu hyung?” “sebentar…aku telpon dia dlu…” lee ahjushi menelepon seseorang…
“yobuseyo…kau dmna? Keluarga sudah menunggumu..”
“oh,,,sudah didepan? Baiklah…"

Sudah didepan?? Pikirku..lalu tiba-tiba seorang namja masuk keruang tamu dengan keadaan sepertiku..basah kuyup..
“annyeong…” sapanya…
“sunghyee…kau masi ingat kakak sepupumu??lee byung hun…” kata lee ahjushi…
“bb-bb-bbyuunghun?? Jadi dia benar lee byung hun? Byung oppa??” tiba-tiba kepalaku pusing, mataku berkunang-kunang dan aku tak sadarkan diri..
AOKI POV end
………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
L.JOE POV
“hyung,,,dia tau kan hari ini aku pulang ke new York?” tanyaku diruang tunggu bandara..
“nee..dia tauu…tapi dia tidak mau mengantarmu…itu lebih baik bukan?” sungyeol
“iya…lebih baik bgini…maafkan aku hyung…tolong jaga adikmu baik-baik ya…” kataku sambil memberikan pelukan perpisahan kepada sungyeol hyung..
“apa kau tak akan kembali ke korea?”
“sepertinya tidak…” speaker di bandara menunjukkan bahwa aku harus segera masuk ke pesawat…
“hyung…aku pergi dlu…” kataku lagi
“nee…hati-hati ya,,,telpon saja kalau kau ingin tahu keadaan dia..” sungyeol hyung melambaikan tanganya kepdaku…dan akupun berjalan menjauh darinya.. “5 langkah lagi dan aku akan meninggalkanmu selamanya…selamat tinggal aoki..” kataku dalam hati…

sungyeol hyung memberikan ku surat ini sebelum aku pergi meninggalkan korea."Dia ingin kau membaca ini.."ktanya
Aku membacanya di dalam pesawat menuju new york..

TO : L

I know u cant stay, a part of u will never ever go away...Your heart will stay..I dont need eyes to see the love u bring to me nomatter where u go..and  i know that u'll be there..Forever more  a part of me, you're everywhere...
I'll make a wish for u and hope it will come true. That life would just be kind to such a gentle mind.. If u lose ur way, think back on yesterday..Remember me this way...I dont need eyes to see the love u bring to me nomatter where u go..and  i know that u'll be there..Foreever more  a part of me, you're everywhere...

penggalan lirik lagu ini sangat mewakili perasaan ku L..jeongmal mianhe for every bad thing i gave to u..Aku akan selalu mengingatmu sebagai L ku yang sangat mencintaiku...dan ijinkan aku mencintaimu sampai aku merasa letih..Aku tidak akan pernah menyesal dengan perasaan yg Tuhan berikan kepadaku..Tuhan memang baik menginjinkanku untuk mencintaimu walaupun hanya untuk beberapa saat...gomawo untuk semua hal indah yang kau berikan untukku..Aku janji, suatu saat nanti...ketika Tuhan mempertemukan kita lagi sebagai lee byung hun dan lee sung hye..,aku akan menjadi yeoja yang lebih ceria dari sebelumnya.Aku akan menyambutmu sebagai kakak sepupuku dengan hati yg ikhlas..aku yakin kau akan baik-baik saja disana karna aku tahu kau sangat kuat, lebih kuat dari yang aku bayangkan...sekali lagi gomawo...jeongmal gomawo... :')
From : aoki 

L.JOE POV end…
…………………………………………………………………………………………………………………………………
AOKI POV
Hari ini L meninggalkan korea, aku tidak mau melihatnya pergi oleh karna itu aku tidak mengantarnya..aku berjalan menuju balkon kamarku sambil membuka surat yang L tingalkan untukku..

To : my lovely puddle…

Akhirnya kita harus kembali ke tempat kita yang seharusnya kan hun? Aku mencintaimu tapi Tuhan berkata lain..Jangan salahkan Tuhan karna ini…qt semua tahu Dia baik..sangat baik..Mencintaimu adalah hal terindah yang pernah Tuhan ijinkan untukku…aku tahu kau jg sangat mencintaiku…berjanjilah untuk menjaga dirimu baik-baik..demi appa, umma dan oppa mu yang menyanyangimu..Aku akan selalu mendoakanmu dari tempat yg jauh..Ingat aku sebagai L yang mencintaimu ya hun..aku jg akan sama..mengingatmu sebagai pudle yang mencintaiku sampai qt sma-sama bisa melupakan ini. Mungkin jika Tuhan menginginkan kita bertemu lagi tahun-tahun kedepan…aku ingin bertemu denganmu sebagai lee byung hun dan lee sung hye…sebagai seorang kakak sepupu dan adik sepupunya..gomawo untuk semuanya…promise me..u’ll be happy for everything u do…
                                                                                                From : L.joe

Aku memeluk surat itu…”I promise”… kemudian aku menegadah ke langit, melihat pesawat yang melintas di langit itu…”goodbye L..”

-THE END-

Huaaaa…author nangis guling” di scene terakhir ini…T^T

0 komentar:

Posting Komentar